Sabtu, 08 Oktober 2016

Konfigurasi Relatif Dan Konfigurasi Mutlak (Absolute) dan pemisahan campuran rasemik



Konfigurasi Relatif Dan Konfigurasi Mutlak (Absolute)
A. Konfigurasi Relatif
       konfigurasi yang membandingkan penataan atom-atom dalam ruang tiga dimensi dalam suatu senyawa dengan yang lainnya disebut Konfigurasi relatif . Pada konfigurasi ini, digunakan arah orientasi D untuk kanan(+)  dan L untuk kiri (-). Konfigurasi ini menggunakan sistem ketentuan Proyeksi Fischer yang merupakan rumus proyeksi untuk menunjukkan penataan ruang dari gugus-gugus disekitar atom kiral.


Dalam menggambarkan struktur proyeksi fischer  harus memperhatikan beberapa aturan, antara lain:
1.  Gugus – gugus yang diletakkan horizontal adalah gugus- gugus yang mendekati  pengamat.
2.    Gugus – gugus yang diletakan vetikal adalah gugus – gugus yang menjauhi pengamat.
3.    Hetero atom ( atom selain C dan H) diletakkan pada garis horizontal.
4.    Sedangkan carbon diletakkan pada garis vertikal.
5.    Carbon dengan dengan bilangan oksidasi lebih tinggi diletakkan diatas.





B. Konfigurasi Mutlak (Absolut)
            Konfigurasi mutlak adalah konfigurasi yang penataan atom-atom dengan orientasi yang sudah pasti. Konfigurasi ini menggunakan arah orientasi R dan S . Dimana arah orientasi pada R searah jarum jam sedangkan pada S berlawanan arah jarum jam. Cara penentuan konfigurasi R dan S berdasarkan ketentuan Chan-Ingold-Prelog yaitu sebagai berikut :
1.Tentukan urutan prioritas dari ke-4 atom/gugus yang terikat pada C kiral
2.Pusat kiral dilihat dari arah berlawanan dengan atom/gugus yang mempunyai prioritas terendah.
3.Jika urutan prioritas (besarkecil) searah jarum jam maka pusat kiral dikatakan mempunyai konfigurasi R (rectus:kanan), Jika sebaliknya, maka pusat kiral dikatakan mempunyai konfigurasi S
Urutan Prioritas
1. Makin tinggi no atom, makin tinggi prioritas mis: I>Br>Cl>F>OH>NH2>CH3>H
2. Jika ada gugus-gugus yang identik, maka prioritas ditentukan oleh atom berikutnya
3.Ikatan rangkap 2 atau 3 dianggap sebagai ikatan tunggal yang digandaduakan atau digandatigakan .
Berikut contoh R dan S :




PEMISAHAN SUATU CAMPURAN RASEMIK

Campuran rasemik merupakan suatu campuran yang mengandung sepasang enantiomer dalam jumlah yang sama. Sepasang enentiomer itu adalah enantiomer R dan enentiomer S.
Dalam kebanyakan reaksi di laboratorium, seorang ahli kimia menggunakan bahan baku rasemik dan memperoleh produk akiral dan rasemik. Oleh karena itu sering kiralitas (atau tiadanya kiralitas) pereaksi dan produk diabaikan dalam bab-bab berikutnya.

Suatu cara untuk memisahkan campuran rasemik atau sekurangnya mengisolasi enantiomer murni adalah mengolah campuran itu dengan suatu mikroorganisme yang hanya akan mencerna salah satu dari enantiomer itu. Misalnya (R)- nikotina murni dapat diperoleh dari (R)(S)- nikotina dengan menginkubasi campuram rasemik itu dengan bakteri Pseudomonas Putida yang mengoksidasi (S)- nikotina tetapi tidak (R)-enantiomer. 

8 komentar:

  1. Selamat malam Santa..
    Berdasarkan postingan anda di atas. saya agak sedikit kurang paham mengenai urutan prioritas "Ikatan rangkap 2 atau 3 dianggap sebagai ikatan tunggal yang digandaduakan atau digandatigakan "Bisakah anda jelaskan bagaimana maksudnya?

    BalasHapus
  2. terima kasih atas pertanyaa nya. saya akan mencoba menjawab . menurut saya maksud dari "Ikatan rangkap 2 atau 3 dianggap sebagai ikatan tunggal yang digandaduakan atau digandatigakan " ialah ikatan rangkap tersebut diumpamakan seolah-olah sebagai ikatan tunggal yang digandaduakan (rangkap dua) maupun digandatigakan(rangkap tiga).

    BalasHapus
  3. selamat sore santa
    saya Nia Paramita (A1c115015)

    saya ingin bertanya, dari postingan anda diatas bisakah anda jelaskan maksud dari "jika ada gugus-gugus yang identik, maka prioritasnya ditentukan oleh atom berikutnya".

    terimakasih

    BalasHapus
  4. terima kasih atas pertanyaan nya. saya akan mencoba menjawab :Jika atom-atom tersebut juga mengikat atom-atom identik, maka prioritas ditentukan pada titik pertama kali dijumpai perbedaan dalam menyusuri rantai. Atom yang mengikat suatu atom dengan prioritas tinggi akan diprioritaskan (jangan menjumlakan nomornomor atom, melainkan mencari atom tunggal yang berprioritas tinggi).

    BalasHapus
  5. selamat malam santa
    saya novi purnama sari (A1C115021)
    Saya ingin bertanya bisakah anda jelaskan mengenai "Pusat kiral dilihat dari arah berlawanan dengan atom/gugus yang mempunyai prioritas terendah"?
    lalu bagaimana dengan pusat yang akiral ?
    terimakasih

    BalasHapus
  6. selamat malam santa.. Saya Deyan Daniel (A1C115002).saya ingin bertanya kepada anda. bisakah anda jelaskan sifat dari enantiomer? terima kasih.

    BalasHapus
  7. selamat malam sebelumnya saya mohon maaf karena menjawab pertanyaan dari saudara deyan dahulu. dimana sifat dari enantiomer ialah : a. mempunyai sifat-sifat fisik yang sama misalnya titik lebur, titik didih,berat jenis, dll. b. mempunyai sifat kiralitas yang tidak sama .misalnya sudut putar bidang polarisasi cahaya.

    BalasHapus
  8. selamat pagi saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari saudari novi: Penentuan setiap gugus yang melekat pada pusat kiral berdasarkan nomor atom yang bersangkutan. Nomor atom yang lebih berat memiliki prioritas yang lebih utama, sehingga atom hidrogen (H) pada urutan paling akhir. Jika keseluruhan prioritas disekitar kiral pusat telah ditentukan. jika urutan prioritas gugus tersusun menurut arah jarum jam disekitar pusat kiral, karbon kiral menerima konfigurasi R (Rectus) dan jika sebaliknya sebagai konfigurasi S (Sinister).

    BalasHapus